Gerbang Pronas Dorong Stop Produk Israel dan Dukung Produk Dalam Negeri – Fintechnesia.com

Uncategorized150 Dilihat

FinTechnesia.com – Gerakan Kebangkitan Produk Nasional (Gerbang Pronas) adalah gerakan moral intelektual untuk mendorong penggunaan produk lokal dan nasional menggantikan produk-produk konsumsi yang terafiliasi produk Israel.

Gerakan Kebangkitan Produk Nasional menggunakan Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 tentang Hukum Dukungan terhadap Pejuang Palestina sebagai spirit dasar untuk menghindari penggunaan produk yang terafiliasi dengan Israel atau produk yang mendukungnya.

“Motif kita bukan hanya sekedar solidaritas untuk Palestina. Motivasi kita untuk mengurangi ketergantungan terhadap produk luar negeri yang terafiliasi dengan Israel.”

“Ini harus jadi momentum besar untuk mendorong kebangkitan produk nasional,” kata Sekretaris Jenderal Gerbang Pronas Ahmad Syakiri dalam keterangannya kepada awak media, Sabtu sore (18/11/2023).

Baca juga: RedDoorz Meraih Booking Tertinggi di Pekan Pertama Piala Dunia U-17

Kirin percaya inisiatif ini akan menjadi bola salju yang membesar dan potensial menghancurkan konsumsi produk terafiliasi Israel di Indonesia.

Karena itu, agar lebih konstruktif dan produktif, spirit dan inisiatif ini harus diarahkan untuk mendorong hadirnya produk-produk nasional yang mendunia.

“Supaya konstruktif dan produktif, inisiatif dan semangat ini harus digunakan untuk mendukung produk nasional.”

“Ini juga menjadi langkah awal umat Islam untuk mendorong kedaulatan produk nasional atas produk asing,” tutur dia.

Baca juga: Cashflow Positif Melonjak 4 Kali Lipat, RedDoorz Membidik IPO di Tahun 2027 

Wakil Sekjen MUI Arif Fahruddin menegaskan fatwa MUI tentang dukungan perjuangan Palestina berlaku wajib bagi umat Muslim di Indonesia.

Dengan begitu, komitmen agar umat Islam menghindari penggunaan produk terafiliasi Israel atau produk yang mendukungnya juga menjadi wajib hukumnya.

“Fatwa tersebut wajib, harus ditaati. Penting bagi kita untuk menunjukkan dukungan terhadap Palestina,” ujarnya.

Baca Juga  AJB Bumiputera Bayar Klaim Asuransi Perorangan Rp 153,1 Miliar dan Asuransi Kumpulan Rp 28,1 Miliar - Fintechnesia.com

Karena itu, seharusnya tak boleh ada toleransi atas implikasi fatwa ini.

Baca juga: Yuk, Rayakan Semarak Perayaan Natal dan Tahun Baru di Marina Bay Sands

Semua merek yang terafiliasi dengan Israel, harus dihindari dan dialihkan penggunaannya kepada produk-produk nasional atau produk dalam negeri.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *