Anak Usaha Nusantara Infrastructure Dapat Fasilitas Kredit Rp230 Miliar dari Bank Mandiri – Fintechnesia.com

Uncategorized147 Dilihat

FinTechnesia.com | Anak Usaha PT Nusantara Infrastructure Tbk di sektor air bersih PT Potum Mundi Infranusantara (POTUM) mendapatkan fasilitas kredit senilai Rp 230 miliar dari Bank Mandiri. Dukungan pembiayaan ini untuk pengembangan bisnis usaha Potum dan kedua anak usahanya yakni PT Sarana Catur Tirta Kelola (SCTK) di Serang Banten dan PT Dain Celicani Cemerlang (DCC) di Medan.

Ridwan Irawan, Direktur Utama PT Potum Mundi Infranusantara mengatakan, fasilitas kredit ini diharapkan dapat mendukung pengembangan proyek strategis POTUM dan anak usahanya, sekaligus memperkuat stabilitas finansial Perusahaan ke depannya.

“Kami juga berharap dukungan pembiayaan ini akan memberikan dampak positif pada kegiatan operasional dengan meningkatkan nilai aset dan value perusahaan dan anak usahanya,” kata Ridwan, Rabu (27/12).

Saat ini, POTUM menyediakan air bersih untuk mendukung kebutuhan di kawasan-kawasan industri dan Perusahaan Daerah Air Minum atau (PDAM) melalui anak usahanya, SCTK. Fasilitas itu memiliki kapasitas 350 liter per detik dan DCC 200 liter perdetik.

Baca juga: Anak Usaha PT Nusantara Infrastructure Tbk, Memperoleh Kredit Sindikasi untuk Pengembangan Sektor Air Bersih

Selain itu, perusahaan membuka peluang dan potensi pendistribusian air bersih ke pelanggan rumah tangga, perkantoran, fasilitas sosial & pelanggan lainnya dan mendukung pelestarian lingkungan agar kebutuhan air bersih dapat dipenuhi tanpa mengambil air dari tanah.

Ridwan menambahkan saat ini industri air di Indonesia masih terdesentralisasi, sumber airnya melimpah namun belum terdistribusi secara merata di berbagai wilayah. “Di SCTK Serang dan DCC Medan sendiri potensinya masih sangat besar untuk terus dikembangkan.

Tahun 2024 harapannya proyek sambungan baru yang dapat mulai dilaksanakan. “Kami sedang mengevaluasi berbagai pengembangan proyek di kota-kota lain untuk men-suplai kebutuhan industri dan residensial,” ujar Ridwan

Baca Juga  JULO Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Genjot Penetrasi Asuransi di Indonesia - Fintechnesia.com

Di tahun 2023 ini POTUM telah menganggarkan belanja modal (capex) sebesar Rp 40 miliar untuk pengembangan bisnis air, di tahun depan POTUM akan menjalankan sejumlah langkah strategis untuk menggenjot laba perusahaan. “Ke depan kita akan dorong lagi agar kinerja perusahaan terus positif, berbagai upaya telah disiapkan untuk mendukung ekspansi bisnis,” lanjut Ridwan. (kai)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *