Sultan Korban Terjerat Kabel Optik, Ayah: Kami Berharap Dia Bisa Kembali Sedia Kala

Berita249 Dilihat

Losergeek.org, Tangerang Selatan – Seperti yang pernah dituturkan ayahnya, Sultan Rifat Alfatih kini hanya bisa berkomunikasi lewat teks. Sultan adalah korban terjerat kabel optik yang menjuntai di jalan di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, yang menyebabkan tulang tenggorokannya hancur dan pita suaranya terputus  pada Januari lalu.

Dikunjungi di rumahnya di bilangan Bintaro, Tangerang Selatan, Selasa 1 Agustus 2023, pemuda berusia 20 tahun itu hanya bisa duduk dan mencengkeram ponsel miliknya. Ponsel itu yang belakangan diandalkannya untuk bisa tetap menjalin komunikasi dengan keluarga dan orang-orang lain sekalipun mereka berada dekat dengannya.

“Sampai saat ini belum dapat berbicara, untuk komunikasi hanya dengan HP dan bahasa isyarat yang kami mengerti,” kata Fatih, ayah Sultan.

Karena keterbatasan kemampuan berkomunikasi itu, dan kondisi emosi Sultan pasca-kecelakaan, Fatih mengungkapkan, kesalahpahaman kerap terjadi saat komunikasi coba dijalin di antara Sultan dan orang-orang terdekatnya.  

“Dia (Sultan) agak sensitif sejak kecelakaan itu. Kami hanya berharap dia bisa kembali sembuh seperti sedia kala,” ujar Fatih lagi. 

Kondisi Leher Sultan Pasca-terjerat Kabel Optik

Sementara itu, selang yang mencolok lewat lubang hidung juga kini selalu menyertai Sultan. Selang tersebut digunakan untuk jalan makanan yang telah dihaluskan untuk bisa diasup pemuda yang tengah duduk di bangku kuliah semester 6 di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, saat kecelakaan terjadi.

Iklan

Siang itu, sang ibu membantunya dengan alat suntikan memompakan bahan makanan tersebut melalui selang langsung ke saluran pencernaan Sultan. Diceritakan, satu hari bisa enam kali Sultan makan dengan cara itu. 

“Itu pun anak saya tidak bisa merasakan apapun selain hanya lapar dan haus. Untuk rasa, tidak ada,” kata Fatih menambahkan.  

Baca Juga  Meta Temui Menkominfo, Diskusi Publisher Rights

Bukan hanya untuk makan, untuk Sultan bernapas juga dibantu alat yang dipasang di lehernya. “Dia napas langsung dari lubang yang dibuat di leher. Jadi kalau malam terkadang dia suka sesak dan saya harus membuang air liur yang sudah mengental,” kata Fatih lirih.

Begitulang Sultan kini harus menjalani hidupnya, 8 bulan setelah terjerat kabel optik di jalan di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Dia kini telah kembali ke rumahnya setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan mengalami beberapa kali periode kritis.

Pilihan Editor: Kesaksian di Persidangan, Mario Dandy Ancam Panggil Brimob Sebelum Bisa Aniaya David Ozora 



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *