Golkar dan PAN Gabung KKIR, PKB Ingatkan Kesepakatan dengan Gerindra dan Prabowo

Berita242 Dilihat

Minggu, 13 Agustus 2023 – 13:37 WIB

Jakarta – Wakil Sekretaris Jenderal PKB Syaiful Huda mengatakan untuk menentukan pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), partainya berpegang pada piagam kerja sama Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) yang ditandatangani bersama dengan Gerindra pada 13 Agustus 2022 di Sentul, Bogor, Jawa Barat.
 
“PKB sebagai inisiator KKIR bersama Gerindra menyambut baik bergabungnya Golkar dan PAN. Namun, untuk penentuan capres dan cawapres yang akan diusung PKB tetap berpatokan pada Piagam KKIR yang ditandatangani tepat satu tahun lalu di Sentul, Bogor,” kata Syaiful Huda usai penandatangan piagam kerja sama politik KKIR dengan Golkar dan PAN, di Jakarta, Minggu, 13 Agustus 2023.
 
Dia menegaskan bahwa PKB tetap berpatokan pada hasil Muktamar PKB di Bali dalam mengusung capres atau cawapres dalam Pemilu 2024.

Baca Juga :

Airlangga Hartarto Yakin Prabowo Bisa Bawa Indonesia Lolos dari Middle Income Trap

PAN dan Golkar Deklarasi Dukung Prabowo Subianto Capres 2024

PAN dan Golkar Deklarasi Dukung Prabowo Subianto Capres 2024

Photo :

  • VIVA/ Muhammad Yudha Prasetya

 
Menurut dia, Muktamar PKB itu telah memberikan mandat untuk mengusung Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai capres dalam Pemilu 2024.

Baca Juga :

Prabowo Puji Golkar dengan Kekaryaan, PAN Penggerak Reformasi, dan PKB Perpanjangan NU

 
“PKB telah berijtihad untuk mengusung Cak Imin dalam Pilpres 2024. Ijtihad ini didasari pada efek positif yang akan ditimbulkan bagi kemenangan PKB dan program unggulan untuk bangsa jika Cak Imin benar-benar maju serta menang dalam Pilpres 2024,” ujarnya.
 
Selain itu, Huda mengatakan bergabung-nya Golkar dan PAN akan menambah kekuatan KKIR. Dia mencontohkan Golkar dengan pengalaman di pemilu, pasti akan memberikan insentif elektoral jika benar-benar bersatu dalam KKIR.
 
“PAN pasti akan memberikan tambahan kekuatan. Kami optimistis bergabungnya mereka akan menambah daya tawar KKIR, termasuk menambah peluang besar bagi pasangan calon presiden maupun calon presiden wakil presiden yang akan diusung,” ujarnya.

Baca Juga  Disomasi Orang Tua Korban, Bluebird Serahkan Investigasi Kecelakaan di Cawang ke Polisi

Baca Juga :

Dapat Dukungan PAN dan Golkar, Prabowo Subianto: Kita Bagian Tim Pemerintahan Pak Jokowi

PAN dan Golkar Deklarasi Dukung Prabowo Subianto Capres 2024

PAN dan Golkar Deklarasi Dukung Prabowo Subianto Capres 2024

Photo :

  • VIVA/ Muhammad Yudha Prasetya

Namun Huda mengungkapkan bahwa kerja sama Gerindra-PKB dan Golkar-PAN masih sangat awal, sehingga membutuhkan pembahasan yang lebih rinci agar benar-benar menjadi kekuatan yang solid.
 
Menurut dia, dari piagam kerja sama yang tandatangani, hanya menyebutkan bahwa Gerindra-PKB menerima Golkar-PAN sebagai rekan koalisi.
 
“Belum ada poin rinci terkait hak dan kewajiban para pihak, termasuk bagaimana pola pengambilan keputusan penentuan capres-cawapres yang akan diusung,” ujarnya.
 
Dia mengatakan target kemenangan dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 harus benar-benar menjadi pertimbangan KKIR plus Golkar-PAN. Hal itu menurut dia sangat penting dijadikan titik tolak kerja sama sehingga Prabowo Subianto tidak mengulang kejadian yaitu koalisi pengusung-nya yang kalah dalam Pemilu 2014 dan 2019.
 
“Jadi, pertimbangannya harus benar-benar peluang menang, tidak sekadar jumlah kursi di parlemen, pasokan logistik, atau sekadar hasil survei, tetapi benar-benar keseimbangan dari figur yang diusung, kekuatan logistik, hingga basis tradisional dukungan capres-cawapres yang akan diusung,” tuturnya.

Halaman Selanjutnya

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan dimulai pada 19 Oktober sampai dengan 25 November 2023.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *