Awasi Polusi Udara, Pemkot Tangsel Punya 2 Alat Khusus untuk Ukur Secara Realtime

Berita245 Dilihat

Losergeek.org, Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memiliki dua alat khusus pengecekan polusi udara. Pengecekan tingkat pencemaran udara juga dilakukan di beberapa titik di kota ini. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan Wahyunoto Lukman mengatakan alat tersebut untuk mengukur pencemaran udara. 

“Saya enggak ngerti alat itu buatan mana, tapi alat itu fungsinya untuk mengukur indeks standar polusi udara dan kandungan dalam polusi yang ada. Satuannya kan partikel itu,” kata dia Senin, 14 Agustus 2023. 

Dinas Lingkungan Hidup Tangsel memastikan alat itu dapat melakukan pengukuran secara akurat. Ada alat yang aktif secara realtime selama 24 jam. Ada pula alat untuk membandingkan hasil pengukuran secara realtime. 

“Alat yang aktif itu ada di taman kesehatan. Kalau alat pasif ini kita punya empat, stasiunnya bergerak, jadi sesuai kebutuhan kita, di mana yang perlu kita cermati, ambil sampel kemudian kami sandingkan dengan alat yang aktif,” ujarnya. 

Alat yang dimiliki Pemkot Tangsel ini menunjukkan tingkat pencemaran udara berbeda di setiap wilayah. “Karena keadaan polusi di satu wilayah berbeda dengan wilayah yang lain. Jadi kami ambil rata-ratanya untuk kota Tangsel,” kata Wahyu. 

Dinas Lingkungan Hidup mengambil angka rata-rata polusi udara dari 7 sampel tingkat kecamatan dan 58 kelurahan. “Kami pakai metodologi, kami acak pada minggu ini kelurahan kecamatan mana atau minggu depan itu ada metodenya,” kata dia. 

Iklan

Untuk melihat efektivitas alat, Dinas LH meletakkan alat tersebut di lokasi yang strategis dan banyak perlintasan. 

“Ada di jalan padat kendaraan. Nah kan polusi udara yang diukur adalah skalanya berapa, pm1 2,5 atau pm 10 dalam polusi udara sekarang ini banyak polusi udara yg skalanya besar bahkan sampai pm10. Namun, kami tidak bisa menyatakan juga partikel udara atau polusi udara ini bisa berbahaya atau tidak. kami harus ketahui lebih jauh lagi kandungan dan unsurnya di dalam partikel itu,” ujarnya. 

Baca Juga  Polusi Udara Merebak, Derita Stunting Intai Anak

Wahyu menambahkan terdapat beberapa kandungan berbahaya di udara. “Yang berbahaya itu kalau ada arsenik, diogsin, karbondioksida yang tinggi, dan sulfur dioksida yang tinggi. Kemudian, ozon nah itu ada lima unsur yang paling berbahaya dan itu di alat yang kami miliki, lima unsur ini yang dimonitor jangan melewati ambang batas,” ujarnya.

MUHAMMAD IQBAL

Pilihan Editor: Kualitas Udara di Tangsel Buruk Versi IQAir, Ini Penjelasan Dinas Lingkungan Hidup



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *